|
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
| |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
Basketball Info
Sabtu, 28 September 2013
Rabu, 11 September 2013
Junio JRBL 2013
|
||||||
| Junio JRBL 2013 - Jakarta Series |
Jakarta
|
|||||
| Junio JRBL 2013 - Surabaya Series |
Surabaya
|
|||||
| Junio JRBL 2013 - Bandung Series |
Bandung
|
|||||
| Junio JRBL 2013 - Solo Series |
Solo
|
|||||
| Junio JRBL 2013 - Jogjakarta Series |
Jogjakarta
|
|||||
| Junio JRBL 2013 - Pekanbaru Series |
Pekanbaru
|
|||||
| Junio JRBL 2013 - Manado Series |
Manado
|
|||||
|
|||||||||
|
|||||||||
|
|||||||||
|
|||||||||
|
|||||||||
|
|||||||||
|
|||||||||
|
|||||||||
|
dblindonesia.com | 07-Sep-2013
Tiga Tahun ke Washington, Tahun Ini ke California
DBL All-Star 2013 Berburu Kisah Baru di Kota Sacramento dan San Francisco
SURABAYA - Skuad Development Basketball League (DBL) Indonesia All-Star 2013 akan merasakan sesuatu yang baru. Para student athlete
dan pelatih pilihan dari segenap penjuru tanah air memang masih akan
belajar dan bertanding basket di Amerika Serikat November mendatang.
Namun, kota yang dikunjungi pada edisi keempat tahun ini bakal berbeda. Jika tiga tahun sebelumnya selalu mengunjungi Kota Seattle yang ada di Negara Bagian Washington, tahun ini mereka akan mendatangi California. Di negara bagian yang memiliki juluklan The Golden State itu, DBL All-Star akan mengunjungi dua kota, San Francisco dan Sacramento.
Menurut Azrul Ananda, commissioner DBL sekaligus direktur PT DBL Indonesia selaku pengelola liga, kunjungan ke California akan membuat skuad DBL All-Star 2013 berkesempatan memburu cerita baru.
"Kami berniat mengirimkan tim all-star ke Amerika setiap tahun. Dan kami punya keinginan untuk mengunjungi sebanyak mungkin kota di sana. Tahun ini kami ke California. Dan kami yakin para anggota tim akan mendapatkan pengalaman luar biasa plus membawa cerita yang luar biasa pula ke tanah air," kata Azrul.
Soal Seattle, Azrul menyatakan bahwa suatu saat kota yang pernah memiliki klub basket Seattle SuperSonics itu akan dikunjungi lagi. Selama DBL All-Star mengunjungi kota itu sejak 2010, PT DBL Indonesia bekerja sama dengan Surabaya Seattle Sister City Association (SSSCA).
Pengalaman luar biasa seperti berkunjung ke markas produsen pesawat Boeing sampai markas Microsoft telah dirasakan skuad DBL All-Star. Itu melengkapi pelajaran yang mereka dapat dari pertandingan basket melawan tim-tim di sana.
Azrul yang merupakan penggagas Development (dulu DetEksi) Basketball League sejak 2004 punya kesan tersendiri tentang kunjungan ke California ini. Sebab, ketika kuliah dulu, dia tinggal di sana. Dia lulus dari California State University di Sacramento pada 1999.
"Dulu saya pernah belajar di Sacramento. Nanti tim akan saya traktir di tempat-tempat makan enak masa kuliah saya dulu," ucap Azrul saat acara dinner bareng DBL Indonesia All-Star 2013 di Surabaya Rabu lalu (4/9).
Bagi anggota all-star yang tahun lalu juga terpilih, kota tujuan baru akan memberi kesempatan untuk belajar lebih banyak tentang Negeri Paman Sam. Misalnya Vincensia Vinni Rushadi dari SMA Santo Albertus Malang yang tahun lalu juga terpilih ke Seattle.
"Tahun lalu saya bersyukur sekali bisa bertanding di Seattle. Sekarang ke tempat yang berbeda. Pasti bakal excited banget bisa ke kota baru," katanya.
Belajar di sekolah yang ada di Amerika, bertanding, dan menonton pertandingan NBA akan dilakoni para pemain serta pelatih terbaik tersebut di Sacramento, ibu kota Negara Bagian California. Sedangkan di San Francisco, mereka akan mengunjungi tempat-tempat wisata kondang seperti Jembatan Golden Gate.
Sambutan positif disampaikan Andrew M. Veveiros, public affairs officer Konsulat Jenderal AS di Surabaya. Saat tim DBL Indonesia All-Star 2013 berkunjung Rabu lalu, mereka dibekali berbagai tip ketika nanti berada di Amerika.
"Akan ada banyak hal yang bisa dijelajahi di Sacramento dan San Francisco. Apalagi, Sacramento punya tim baket kebanggaan, yaitu Sacramento Kings. Saya harap mereka enjoy saat berada di Amerika," tuturnya.
Anggota DBL All-Star 2013 dipilih dari ratusan pemain dan pelatih terbaik yang diseleksi dari kompetisi Honda DBL 2013 di 25 kota, 22 provinsi di Indonesia. Total lebih dari 600 ribu orang berpartisipasi dan menyaksikan kompetisi SMA terbesar di Indonesia tersebut. Saat ini sudah ada 28 kandidat DBL All-Star yang nanti dirampingkan menjadi 24 pemain saja. Tim putra dan putri masing-masing akan berkekuatan 12 pemain. (*/c11/ang)
Story Provided by Jawa Pos
dblindonesia.com | 06-Sep-2013
Fisik Sudah, Tinggal Taktik
Kandidat DBL All - Star Indonesia Dibekali Latihan Mandiri
SURABAYA - Tempo dua hari latihan di
Surabaya tentu tidak cukup bagi kandidat DBL Indonesia All-Star untuk
meningkatkan kemampuan secara signifikan menjelang belajar dan
bertanding ke Amerika Serikat November mendatang. Karena itu, tim
pelatih memberikan program mandiri kepada pemain selama berada di
rumah masing-masing. Kemarin (5/9) 28 pemain plus empat pelatih telah kembali ke daerah masing-masing. Di latihan terakhir Rabu sore (4/9), para kandidat dites kemampuan fisik dengan beep test.
Para pelatih juga berpesan agar para pemain bisa menjaga kondisi fisik dan meningkatkan kemampuan individu sebelum bertemu kembali.
Soal beep test, pelatih mengaku tidak memiliki keluhan. Hampir semua pemain menunjukkan hasil menggembirakan. Bahkan, semua pemain putra berhasil melampaui catatan yang dibuat pada saat DBL Camp 2013 pada 30 Juni sampai 4 Juli lalu.
Hasil beep test tim putri juga menggembirakan. Mayoritas pemain mengalami peningkatan. "Di beep test anak-anak cukup bagus. Mayoritas kemampuan mereka meningkat meski masih ada yang menurun," jelas Marlina Herawan, head coach Tim DBL All-Star putri.
Samuel Evan Hardy, kandidat dari SMAN 116 Jakarta, mendapatkan poin tertinggi di sesi beep test. Pemain yang berposisi sebagai small forward itu mampu mencapai poin terbaik, 146.
"Kebetulan sepulang dari DBL Camp saya langsung bergabung dengan latihan tim Popnas Jakarta. Jadi, fisik saya terus tejaga," jelasnya.
Beep test memang penting. Namun, simulasi pertandingan five on five tetap menjadi perhatian utama. Head coach tim putra Ateng Sugijanto mengatakan, dirinya sedang mencari formula taktik yang pas untuk tim.
Marlina menambahkan, dirinya sudah memiliki bayangan strategi yang akan digunakan. Point guard utama tim WNBL Indonesia Surabaya Fever itu juga sudah mencanangkan program peningkatan kualitas individu kepada pemain.
"Saya minta pemain meningkatkan akurasi shooting dan kemampuan defense selama di rumah. Ini penting. Saya juga akan mencoba taktik secara detail,' ucap Marlina. (irr/nur/c2/ang)
Story Provided by Jawa Pos
dblindonesia.com | 05-Sep-2013
Mulai Belajar Mengenal Amerika
Pagi Urus Visa, Sore Latihan Keras
SURABAYA - Kandidat DBL Indonesia
All-Star 2013 melakukan sesi penting kemarin (4/9). Terdiri atas 14
putra dan 14 putri serta empat pelatih, mereka berkunjung ke Konsulat
Jenderal (Konjen) Amerika Serikat (AS) di Surabaya.Di sana mereka diundang untuk melakukan wawancara visa. Sebab, pada November mendatang, DBL All-Star 2013 terbang untuk belajar, berlatih, dan bertanding ke AS.
'Awalnya saya sempat nervous karena baru pertama. Tapi, staf konjen sangat ramah sehingga sesi wawancara nyaman,' ujar Marlina Herawan, head coach DBL Indonesia All-Star Girls Team.
Usai melalui tahap wawancara, tim DBL Indonesia All-Star 2013 diajak mengunjungi perpustakaan konjen. Dari buku-buku yang tersedia, mereka belajar tentang Amerika Serikat (AS). Mulai soal pariwisata hingga budaya. Mayoritas kandidat DBL All-Star memang belum pernah ke Amerika.
Tim DBL All-Star 2013 disambut Andrew M. Veveiros, public affairs officer Konjen AS di Surabaya. Veveiros menyatakan, tim tidak perlu khawatir terhadap cuaca di Negeri Paman Sam.
'Kami yakin kalian para peserta DBL Indonesia All-Star bisa beradaptasi dengan mudah walaupun cuaca sedikit lebih dingin. Pasti tidak akan menjadi masalah,' ungkap Veveiros.
Cherri Powers, staf konjen, mengatakan bahwa ada banyak pilihan makanan di Amerika Serikat, mulai makanan Chinese food, Vietnam, Singapura, hingga Meksiko. 'Kesempatan ke Amerika adalah kesempatan langka. Karena itu, tidak ada salahnya kalian nanti juga mencoba makanan khas Meksiko yang ada di Amerika Serikat,' ujar Powers.
Setelah mengunjungi Konjen AS, sorenya kandidat DBL All-Star kembali berlatih di dua tempat terpisah. Tim putra berlatih di SMA IPH, sedangkan tim putri di GOR Pacific Surabaya.
Berbeda dengan sesi latihan pada Selasa lalu (3/9), pada sesi latihan kemarin, para kandidat DBL Indonesia All-Star mendapat porsi yang lebih berat. Misalnya, tes ketahanan fisik alias beep test.
Pada tantangan beep test, beberapa peserta mencoba menunjukkan kemampuan terbaik mereka. Salah seorang di antara mereka, Regita Pramesti asal SMAN 1 Denpasar. Setelah camp, kakak kelas selalu memotivasi saya agar tetap menjaga performa. Khususnya saat beep test,' ujar Tata -sapaan akrab Regita Pramesti.
Menutup hari, tim DBL All-Star dijamu Commissioner DBL Azrul Ananda makan malam di Rumah Makan Agis, Jalan A Yani, Surabaya. Jamuan berlangsung dengan akrab.
'Ini merupakan penyelenggaraan DBL All-Star yang keempat. Semoga tahun ini lebih berkesan. Saya juga ikut bersemangat,' ucap Azrul.
Hari ini kandidat DBL All-Star akan pulang ke daerah masing-masing. Namun, tim pelatih berpesan agar mereka terus menjaga kondisi supaya tidak jeblok saat bertanding ke AS. Program juga diberikan.
'Agar saat berkumpul lagi, kemampuan individu pemain secara offense dan defense meningkat. Saya juga sudah menyamakan visi seluruh anggota tim,' ucap Ateng Sugijanto, head coach DBL All-Star Boys Team. (irr/has/nur/c4/ang)
Story Provided by Jawa Pos
Langganan:
Postingan (Atom)