dblindonesia.com | 18-Feb-2012
Real Final
Dengan materi pemain yang nyaris merata, kehadiran tim cowok SMA Eben Haezar (Benzar) dan Manado International School (MIS) di partai final Honda DBL 2012 North Sulawesi Series sudah diprediksi sejumlah kalangan sejak awal.Yang beda, kalau final 2011 lalu Benzar memang sangat diunggulkan, kali ini penampilan MIS sudah duluan memikat banyak orang. Meski begitu, meremehkan Benzar sama sekali bukan prediksi yang tepat.
Kehadiran pelatih Herry Tumuwo benar-benar memberi pengaruh signifikan. Pelatih Pra PON Basket putra Sulut ini berhasil menularkan mental juara hebat di benak Kamang Damongilala dkk.
Rasa percaya diri para pemain Benzar sangat terlihat sejak Honda DBL North Sulawesi Series digelar. Tak ada sindrom grogi setiap kali sang juara bertahan tampil. Yang ada justru determinasi tinggi plus kolektivitas permainan yang membuat lawan sulit mengembangkan permainan.
Layaknya tim juara dan sarat pengalaman, pemainpemain Benzar sangat pintar dalam menjaga ritme. Itulah kenapa tim ini mampu menjalani laga mulai dari pertandingan pertama sampai menumbangkan tim kandidat juara SMAN 9 Manado di semifinal dengan sempurna.
Satu pemain Benzar yang harus mendapatkan perhatian utama MIS tentu saja Kamang Damongilala. Sebagai pointer utama Benzar, putra Wabup Mitra Djermia Damongilala ini memperlihatkan progress menawan dalam hal peningkatan kualitas permainan. Tak hanya pintar melihat cela dalam mencetak poin, kematangan Kamang membuatnya begitu lentur saat meliuk-liuk di antara pemain lawan.
Nilai lebih Benzar ada pada suporternya. Ribuan Benzar mania yang tak pernah absen memberi dukungan kepada tim kesayangan mereka saat bertanding, memberikan dukungan moril yang sangat bernilai.
Bagaimana dengan MIS? Di Honda DBL North Sulawesi Seris tahun ini MIS memperlihatkan kualitas permainan yang benar-benar mumpuni. Skuad asuhan Michael Pangkey sekarang memiliki materi pemain dengan kualitas yang nyaris merata.
Perbedaan skill lima pemain yang masuk starting line up dan yang ada di bangku cadangan hampir tak terlihat. Semua pemain yang diturunkan, selalu saja memperlihatkan kinerja yang oke punya.
Ketergantungan dari Jesse Mambu juga tak terjadi lagi. MIS sekarang memiliki seorang guard dengan kualitas yang memikat, yakni Fernaldy Pusung. Pemain ini tak henti memperlihatkan aksi yang oke punya, baik saat melakukan rebound, three point dan mengorganisasi permainan.
Ingat juga bagaimana MIS memiliki senjata hebat dalam diri Jung Jae Hyung. Pemain asal Korea ini memiliki keunggulan fisik yang sungguh menonjol. Hampir setiap kali menguasai bola di bawah ring lawan, pemain yang belum lancar berbicara bahasa Indonesia ini rajin mencetak poin.
Motivasi tinggi untuk menjadi juara juga bakal jadi pelecut buat MIS. Kalah secara menyakitkan tahun lalu dari Benzar, tahun ini Arter Kaeng dkk tak ingin menangis lagi. (lee)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar